Thursday, October 10, 2019

Transkrip Khotbah Ps Magdalena Christina - Pernikahan



Dibandingkan dengan harta kekayaan yang berlimpah, tidak ada warisan yang lebih indah yang dapat kita berikan bagi anak-anak kita selain pernikahan yang bahagia.

Kesalahan orangtua, ditanggung anak2nya. harusnya orangtua yang menang, tapi kegagalan orangtua, ditanggung oleh anak2nya. Apa yang tidak kita menangkan di jaman kita, akan dilanjutkan, ditanggung oleh anak2 kita

Apa yang kita lakukan, apa yang kita menangkan, kita lakukan untuk anak cucu yang bahkan kita belum lihat. Kita harus menang, supaya keturunan kita menang

Salah satu area yang perlu dimenangkan : Pernikahan (Happy Marriage)

Setiap orang menikah, selalu membawa bagasi (trauma) dari masa lalu, atau dari peninggalan orangtuanya. Apa yang kita percayai menentukan masa depan kita. Kita harus menangkan dan bebas dari hal2 tersebut, supaya anak2 kita menang dari hal tersebut.

Pernikahan yang bahagia, adalah warisan paling berharga bagi anak2 kita, bahkan dibandingkan hal2 material




Lukas 6:46 : 2 Macam Dasar

6:46 "Mengapa kamu berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, u  padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan 1 ?
6:47 Setiap orang yang datang kepada-Ku dan mendengarkan perkataan-Ku serta melakukannya -Aku akan menyatakan kepadamu dengan siapa ia dapat disamakan
6:48 ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah: Orang itu menggali dalam-dalam dan meletakkan dasarnya di atas batu. Ketika datang air bah dan banjir melanda rumah itu, rumah itu tidak dapat digoyahkan, karena rumah itu kokoh dibangun
6:49 Akan tetapi barangsiapa mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah di atas tanah tanpa dasar. Ketika banjir melandanya, rumah itu segera rubuh dan hebatlah kerusakannya."

Bicara soal rumah, ini juga bicara soal Rumah Tangga (Pernikahan)

Sesi terpenting dalam ibadah yaitu setelah kotbah, bagaimana respon kita atas apa yang kita dengar di ibadah. Pas pulang harus dilakukan. Ini adalah dasar yang kokoh bagi pernikahan kita. Yaitu melakukan Firman Tuhan, itulah fondasi yang kuat.

Yang menghancurkan rumah itu angin dan banjir, tapi bukan angin dan banjir yang jadi penyebabnya, tapi ada yang hancur dan tidak hancur, yang menentukan adalah fondasi, jangan salahkan masalah, tapi lihatlah fondasinya.

Suami istri bergumul dalam hal yang sama. misal soal keuangan, mau miskin atau kaya masalahnya sama.

3 Hal Penting untuk Pernikahan Bahagia :

1. Menerima Kenyataan

Banyak pasangan terlalu sibuk mempersiapkan pesta pernikahan dibandingkan hidup pernikahan mereka. Kita perlu memberikan perhatian.

Tuhan peduli pada pernikahan, pernikahan merupakan ide Tuhan.
Kita perlu memperlengkapi diri untuk pernikahan, perlu tau kehidupan pernikahan bisa bahagia tapi perlu kerja keras

Ada 2 Mitos Pernikahan :

1. They Live Happily Ever After
Ini merupakan sebuah kebohongan, mitos, hanya ada di dongeng
Gambaran ideal soal pasangan, mungkin lihat dari film2, padahal kenyataannya tidak
Orang yang kita nikahi kadang tidak sama dengan yang kita bayangkan sebelumnya

Menolak sebuah kenyataan bahwa pasangan kita adalah manusia yang punya kelemahan

2. Pasangan berbahagia adalah pasangan yang ditakdirkan bersama
Ini adalah mitos!

Pasangan tidak bisa membuat kita utuh, hanya Tuhan yang bisa, karena pasangan kita merupakan manusia yang tidak sempurna. Tidak ada pernikahan yang sempurna.

Menikahlah karena anda sudah bahagia dan ingin membahagiakan pasangan

Kesuksesan pernikahan bukan karena menemukan orang yang tepat, tapi merupakan kemampuan kedua belah pihak menyesuaikan diri. Kebahagiaan pernikahan bukan sebuah keberuntungan, tapi sangat berhubungan dengan kemauan. Mau bahagia, berusaha bahagia

Tidak ada pernikahan yang sempurna, terdiri dari 2 orang yang tidak sempurna. Pernikahan adalah cara yang dianugerahkan Tuhan untuk mengembangkan dan mengasah kita supaya kita menjadi pribadi yang lebih baik dan semakin serupa dengan Kristus

Pernikahan dipilih Tuhan untuk membentuk kita

2. Menghormati Perbedaan :

Masa Lalu
Latar Belakang
Kepribadian (Dominan, Intim, Cermat, Stabil) atau Melankolik, Sanguin, Kolerik, Plegmatik
Jenis Kelamin

Setelah menikah kita harus fokus pada kelebihan pasangan, bukan kelemahannya
Menerima perbedaan adalah kunci komunikasi yang efektif

Kebutuhan Pria dan Wanita :

1. Dihargai

Pria dan Wanita sama-sama butuh dihargai
Pria dihargai akan pencapaian
Wanita dihargai karena keberadaannya, diterima apa adanya

Pria merasa dihargai jika dikagumi, dihormati keputusan2nya
Latihlah untuk melihat apa yang bisa kita kagumi dari pria, harus dilatih dan perlu mengatakan

Wanita dihargai jika dimengerti

2. Keintiman

Wanita mendapat keintiman dari kata-kata tulus
Pria harus dilatih berkata-kata. misal : "Aku mengasihimu, karena..(tambahkan alasannya)"

Pria mendapat keintiman lewat sentuhan/seks dan kegiatan bersama
Contoh : Pria ingin ditemani main basket, walopun istri tidak ngerti basket, atau ga ngapa2in, karena suami ada kebutuhan dalam kegiatan bersama

3. Rasa Aman

Penting bagi pria untuk terus menyatakan, lewat hal2 kecil, kepedulian kita terhadap istri
contoh : "tanya uda makan belum?"

Istri harus tau bahwa Suami memikirkannya

Pria akan merasa aman jika Istri percaya pada Suami
Pria butuh ruang, butuh waktu sendiri

Pria punya stress tersendiri, jika dikejar deadline, proyek belum beres
Mereka butuh ruang untuk mereka calm down
Pria merasa lebih jika menyelesaikan masalah, wanita lebih baik jika membicarakan masalah
Wanita senang ditanya, pria tidak begitu. Kasih kepercayaan, kasih ruang, kasih waktu untuk Me Time

3. Memelihara Keintiman

Idealnya Suami Istri adalah Sahabat Karib, sekaligus Kekasih untuk berbagi mimpi, minat, rasa takut dan harapan. Banyak pasangan lebih intim pada teman dekat dibanding istri atau suami. Tapi boleh punya teman dekat, tapi harus aware jika kita lebih mudah cerita pada orang lain dibanding pasangan

Komunikasi adalah nyawa pernikahan. Komunikasi artinya bisa mengirim pesan dan mengerti pesan
Komunikasi yang tidak baik akan memperburuk sebuah konflik
Akhirnya masing-masing terluka dan menahan diri, kadang daripada berantem mending ga usah dibahas, tapi masalah tidak selesai, dan komunikasi terputus

Libatkan orang lain dan Tuhan

4 Kalimat ajaib dalam pernikahan (harus dengan tulus) :

-"Saya salah", jangan "Udahlah pokonya aku yang salah, pura2 salah"
-"Maafkan saya", tapi harus tau salahnya apa
-"I need help", saya butuh bantuan, jangan sungkan minta bantuan
-"Terima kasih". untuk hal2 kecil sangat berarti

Bertengkar itu hal yang alami,
Pernikahan yang bahagia adalah bisa mengatasi masa2 ketidakbahagiaannya, bukan berarti bahagia terus

Pasangan yang sehat akan bertengkar dengan bersih. demi solusi
Pasangan yang tidak sehat bertengkar dengan kotor (kata2 kotor, lempar piring), bertengkar demi siapa yang benar dan siapa yang menang

2 Hal penyebab pertengkaran :

1. Kenyataan yang tidak sesuai harapan, kadang hal2 kecil

contoh :
"Istri nunggu suami pulang kerja, dia berharap suami pulang cepat"
"Suami pulang malem, berharap ada makanan, berharap disambut istri"
Harapan2 sekalipun kecil harus disampaikan, walopun tidak bisa tercapai
Hal tersebut bisa jadi pemicu pertengkaran

2. Kepentingan diri sendiri (Pokonya aku mau, pokonya harus aku dan aku)

Fokuslah pada memperbaiki masalah, bukan pada siapa yang salah
Perhatikan pemilihan kata2 kita
Jangan menyerang, jangan mengkritik, jangan menghina
Pakailah perkataan baik untuk membangun
Supaya yang dengar dapat kasih karunia
Perkataan bisa menyembuhkan atau melukai
Perhatikan intonasi suara
Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan amarah
Suami istri harus sepakat, jika satu jadi api, satu jadi air
Jika satu marah, yg satu jangan marah
Pilihlah pertengkaran anda (pertengkaran yang bermutu), tidak semua harus dipertengkarkan, kompromi aja
Pertengkarkan hal2 prinsip
Jangan lari, jangan menghindar ketika ada konflik, jangan kapok, tapi hadapi
Cari tau kapan waktu tepat untuk ngomong
Kenali pasangan anda, karena semua orang beda

Tegas dengan Dosa

Cara menjaga keintiman, harus tegas dengan dosa, harus kudus (dosa perzinahan)
Harus berani cungkil mata, atau potong tangan misal itu yang membawa kita jatuh
Ketidakkudusan adalah sumber masalah di pernikahan, karena berzinah merusak fondasi utama pernikahan yaitu : Kepercayaan

Libatkan Tuhan

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah, sia2lah orang membangun rumah

Suami Istri jangan punya rahasia, harus saling terbuka
Tanpa rasa percaya, pernikahan apa yang mau dibangun?
Orang yang hidup di dalam terang yang akan mengalami Tuhan
Anda bisa punya area tersembunyi dari pasangan, tapi Tuhan tau





No comments:

Post a Comment